Ketahui Bahaya Mangan pada Air Minum dan Cara Pengolahannya

Berdasarkan kutipan dari Alodokter, mangan pada air minum memiliki manfaat untuk kesehatan tulang dan melawan radikal bebas. Namun, kadar mangan pada air minum yang terlalu tinggi dan terakumulasi di dalam tubuh, bisa menyebabkan masalah kesehatan serius mulai dari gangguan sistem pencernaan hingga saraf. 

Pada artikel ini akan diuraikan bahaya mangan di air minum hingga cara pengolahannya sehingga aman dikonsumsi. 

Apa Itu Mangan?

Mangan merupakan unsur kimia dengan lambang Mn dan nomor atom 35 yang memiliki sifat keras dan ditandai dengan warna kekuningan hingga kecoklatan pada air. Secara alami, mangan bisa ditemukan di banyak tempat di alam mulai dari tanah, bebatuan, termasuk di badan perairan.

Kadar mangan di perairan dapat terjadi secara alami maupun bersumber dari aktivitas manusia seperti pertambangan. Air dengan kandungan mangan melebihi batas wajar memiliki aroma seperti logam dan terdapat berwarna kuning kecoklatan. Kelebihan kadar ini sangat memengaruhi kualitas air secara umum, utamanya sebagai air minum.

Dampak Kandungan Mangan yang Tinggi pada Air Minum

Kandungan mangan pada air minum memang memiliki manfaat yang baik untuk tubuh. Namun jika kandungannya terlalu tinggi bisa menimbulkan berbagai dampak negatif untuk kesehatan. Berikut ini beberapa efek meminum air dengan kandungan mangan tinggi.

1. Gangguan Fungsi Hati

Keberadaan mangan pada air minum yang tinggi jika dikonsumsi bisa menyebabkan gangguan fungsi hati, khususnya non-alcoholic fatty liver disease (NAFLD). Hal ini berdasarkan penelitian dari Xue dan Chen (2025) yang menyebutkan bahwa kadar mangan yang tinggi di dalam darah terbukti meningkatkan risiko NAFLD. 

Pemicunya yaitu gangguan metabolisme akibat dari meminum air dengan kadar Mn yang tinggi, yang kemudian menyebabkan penumpukan lemak di hati atau NAFLD.

2. Iritasi Saluran Pernapasan

Paparan mangan yang terlalu tinggi, termasuk melalui air minum, bisa menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan. Pasalnya, partikel atau senyawa mangan yang masuk ke tubuh bisa terakumulasi di paru-paru.

Akumulasi ini merangsang sel-sel imun seperti makrofag alveolar untuk melepaskan sitokin proinflamasi yang dapat merusak jaringan, menyebabkan iritasi, dan menimbulkan gangguan fungsi pernapasan.

3. Gangguan Pencernaan

Kandungan mangan pada air minum terlalu tinggi juga bisa menyebabkan gangguan pencernaan yang ditandai dengan gejala mual, muntah, dan sakit perut. Menurut Tinkov dkk. (2021), Mn telah terbukti bisa mengubah permeabilitas usus dan mikrobiota usus, yang dapat memicu respons inflamasi, gangguan penyerapan nutrisi, serta meningkatkan risiko gangguan pencernaan jangka panjang.

4. Masalah pada Sistem Saraf

Minum air yang tinggi mangan juga bisa menyebabkan gangguan pada sistem saraf, karena memang unsur ini bisa memicu masalah neurologis. Gejala awal yang mungkin akan dirasakan yaitu gangguan motorik seperti kaku dan kesulitan berjalan. Jika terjadi terus menerus bisa menyebabkan gangguan saraf serius seperti Parkinson.

5. Gangguan Perkembangan Anak 

Anak-anak memiliki risiko masalah kesehatan yang lebih tinggi jika terpapar mangan, karena mereka masih dalam tahap perkembangan. Paparan mangan pada anak bisa menyebabkan gangguan perkembangan, baik dari segi fisik hingga perkembangan otak. Bahkan, berdasarkan studi Bouchard dkk (2011), peningkatan Mn 10 kali lipat bisa menyebabkan penurunan hingga 2,4 poin IQ anak.

Standar Kandungan Mangan di Air Minum

Berdasarkan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), World Health Organization (WHO), dan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.32 tahun 2017, kadar kandungan mangan pada air minum yang diperbolehkan adalah kurang dari 0,05 mg/L

Adapun air dengan kandungan mangan yang melebihi nilai tersebut termasuk tercemar dan tidak bisa dikonsumsi. Jadi, harus diolah terlebih dahulu sampai kandungan mangannya tidak melebihi ambang batas tersebut. 

Cara Mengolah Air dengan Mangan Tinggi

Berikut ini beberapa cara pengolahan air dengan mangan tinggi sehingga aman dikonsumsi:

1. Ion Exchange 

Cara pertama adalah dengan menggunakan ion exchange. Cara kerjanya yaitu dengan mengganti ion mangan dalam air menjadi ion natrium atau kalium.

Tapi, perlu diperhatikan bahwa metode ini memiliki keterbatasan kapasitas dan memerlukan regenerasi resin secara berkala, karena kemampuan resin dalam menukar ion bisa menurun seiring waktu akibat kejenuhan oleh ion-ion yang terperangkap.

2. Reverse Osmosis (RO)

Untuk mengurangi kandungan mangan pada air minum juga bisa dengan reverse osmosis (RO). Cara kerjanya yaitu dengan memaksa air melewati membran semipermeabel berpori menggunakan tekanan tinggi, sehingga molekul mangan dapat tersaring dan dipisahkan dengan air murni.

Kekurangan dari sistem ini yaitu memerlukan investasi yang cukup besar dan konsumsi energi yang tinggi, sehingga tidak cocok untuk diaplikasikan pada skala rumah tangga.

3. Oksidasi dan Filtrasi

Selanjutnya, Anda bisa menghilangkan mangan melalui proses oksidasi yang diikuti dengan filtrasi. Cara kerjanya yaitu mengubah mangan terlarut (Mn²⁺) dalam air menjadi bentuk oksida mangan yang tidak terlarut (MnO₂) melalui proses oksidasi, sehingga dapat disaring menggunakan media filtrasi seperti pasir mangan, greensand, atau katalis khusus.

Kekurangan dari proses ini yaitu memerlukan pengendalian pH dan dosis oksidator yang tepat agar reaksi berjalan optimal.

4. Pengaturan pH

Kandungan mangan pada air minum yang tinggi juga bisa dihilangkan melalui pengaturan pH. Caranya yaitu dengan meningkatkan pH air melalui penggunaan media penyesuaian pH seperti calcite atau corosex. Ini memungkinkan  karena pada pH tinggi mangan bisa lebih mudah diendapkan dan dioksidasi, untuk kemudian dipisahkan dengan air murni. 

Namun, kekurangan dari metode ini yaitu membutuhkan pengaturan pH dan penggunaan bahan kimia alkali yang terkontrol.

5. Aerasi

Terakhir, Anda bisa coba aerasi, yang mana cara kerjanya adalah dengan memanfaatkan oksigen untuk mengoksidasi mangan sehingga lebih mudah difiltrasi. Untuk itu, metode ini juga sering dikombinasikan dengan filtrasi untuk penyaringan. Namun, proses aerasi membutuhkan waktu reaksi yang relatif lama dan pengendalian pH yang tepat agar oksidasi mangan dapat berlangsung efektif.

Hasilkan Air Minum Berkualitas dan Aman Bersama Tanindo

Kandungan mangan pada air minum terlalu tinggi bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari gangguan fungsi hati, iritasi saluran pernapasan, hingga gangguan perkembangan pada anak. Jadi, pastikan untuk mengolah air terlebih dahulu sebelum diminum untuk menghilangkan kandungan mangannya, baik melalui ion exchange, RO, ataupun aerasi. 

Untuk meningkatkan keberhasilan proses pengolahan air, disarankan untuk menggunakan jasa konsultasi pabrik AMDK tepercaya seperti Tanindo. PT Tanindo merupakan konsultan bisnis AMDK yang sudah berpengalaman lebih dari 10 tahun dan dengan tenaga ahli profesional yang bersertifikasi, sehingga kredibilitasnya tidak perlu diragukan lagi. 

Selain itu, Tanindo juga menyediakan berbagai teknologi pengolahan air yang handal, mulai dari reverse osmosis hingga ozonisasi yang bisa membantu menghilangkan kandungan mangan yang tinggi pada air. Untuk informasi selengkapnya, langsung hubungi PT Tanindo!

FAQ

Bahaya mangan dalam air bagi kesehatan?

Efek negatif mangan untuk kesehatan adalah menyebabkan gangguan pada sistem saraf, pencernaan, pernapasan, hati, dan perkembangan anak.

Bagaimana cara menghilangkan zat besi dan mangan dalam air?

Cara paling umum untuk menghilangkan zat besi dan mangan yaitu dengan aerasi dan filtrasi.

Ciri ciri air mengandung mangan?

Ciri air yang mengandung mangan antara lain warnanya kekuningan atau kecoklatan, meninggalkan noda pada peralatan sanitasi, dan memiliki cita rasa pahit ketika diminum.

Berapa Standar Kandungan Mangan di Air Minum?

Berdasarkan World Health Organization (WHO), kadar kandungan mangan yang diperbolehkan dalam air minum adalah kurang dari 0,05 mg/L.

Rate this post

Butuh Jasa Pengolahan Air Terpercaya?

Apakah Anda sedang mencari jasa pengolahan air untuk kebutuhan industri hingga bisnis air minum dalam kemasan? Diskusi dengan kami untuk informasi lebih lanjut!

Hubungi Kami
Hubungi Kami