Cara Memilih Kontraktor Pengolahan Air Limbah

Kontraktor Pengolahan Air Limbah

Air limbah industri biasanya mengandung zat-zat yang berbahaya bagi kesehatan. Air buangan ini harus diolah agar tidak mengganggu dan mencemari lingkungan. Industri sebaiknya menggunakan jasa kontraktor untuk pengolahan air limbah yang terpercaya agar proses pengolahan air limbah dapat berjalan dengan baik.

Pengolahan limbah Waste Water Treatment Plant (WWTP) adalah rangkaian proses yang dilakukan untuk membersihkan limbah dari air. Air hasil pengolahan ini kelak dapat dimanfaatkan kembali untuk proses industri atau dibuang ke lingkungan. Seberapa pentingnya pengelolaan air limbah bagi lingkungan?

Arti Penting Kontraktor Pengolahan Air Limbah Bagi Lingkungan

Air limbah yang tidak diolah dengan benar dapat menimbulkan dampak negatif yang bagi manusia dan lingkungan. Air limbah yang merembes ke dalam tanah akan mencemari dan merusak tanah. Tanah menjadi tidak subur dan tidak bisa ditanami. 

Air limbah yang langsung dibuang ke sungai tanpa melalui proses pengolahan akan mengakibatkan pencemaran. Selain itu, air limbah juga mengandung zat-zat berbahaya yang dapat mengakibatkan perubahan warna dan menimbulkan bau pada sungai. Limbah akan meracuni sungai hingga akhirnya berdampak buruk bagi kesehatan manusia.

Berdasarkan uraian di atas, maka jelaslah bahwa pengolahan air limbah sangat penting bagi lingkungan. Air limbah yang telah diolah dengan tepat dapat menjaga kelestarian lingkungan. Lingkungan menjadi lebih sehat, kebersihan air terjaga, dan masyarakat terhindar dari efek buruk polusi air dan tanah.

Pengolahan air limbah Waste Water Treatment Plant (WWTP) membutuhkan instalasi yang cukup rumit. Anda harus menggunakan jasa kontraktor untuk pengolahan air limbah yang berpengalaman untuk merancang dan membangun sistem pengolahan yang berfungsi dengan baik.

Kontraktor untuk pengolahan air limbah tersebut harus memahami jenis pengolahan air yang Anda inginkan sehingga dapat membangun sistem yang tepat. Terdapat dua macam sistem pengolahan air, yaitu WWTP dengan WTP. Apakah perbedaan yang terdapat pada kedua sistem pengolahan ini?

Perbedaan WTP dan WWTP

WWTP adalah Instalasi Pengolahan Air Limbah untuk membuang limbah baik kimiawi dan biologis. Air tersebut nantinya dapat dipakai untuk keperluan lain. WWTP mengolah air limbah pertanian untuk menghilangkan residu pestisida dan kotoran hewan, juga limbah perkotaan seperti limbah manusia dan rumah tangga.

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dirancang untuk mengolah limbah cair hasil kegiatan industri dengan menghilangkan kontaminan yang terkandung di dalamnya. Air yang dihasilkan dari proses pengolahan limbah menjadi aman dan tidak mengandung zat pencemar saat dibuang kembali ke lingkungan.

Adapun WTP atau Water Treatment Plant adalah sistem pengolahan dengan memisahkan kontaminan sehingga mendapatkan air yang bersih dan aman dikonsumsi. WTP membutuhkan proses yang lebih rumit karena air hasil olahannya harus benar-benar layak dan sesuai standar kesehatan yang telah ditetapkan.

Tahapan yang Berlangsung dalam Pengolahan Air Limbah

Instalasi Pengolahan air limbah terdiri dari beberapa tahapan yang harus dijalankan oleh operator WWTP. Tugas operator WWTP adalah mengoperasikan instalasi pengolahan tersebut agar bekerja secara efisien. Operator WWTP juga melakukan pemeliharaan terhadap instalasi agar tetap mampu berfungsi normal. 

Tahapan WWTP dimulai dengan pengolahan tahap pertama yaitu penyaringan untuk menyisihkan benda-benda berukuran besar. Pada tahap ini juga dilakukan penyaringan fisik berdasar perbedaan ukuran dan volume partikel pada air limbah.

Pengolahan tahap kedua dilakukan dengan menyisihkan zat organik yang ada di dalam air yang larut maupun koloid. Proses ini menggunakan prinsip biologi dengan memanfaatkan mikroorganisme yang terkandung di dalam air limbah.

Pengolahan tahap ketiga dilakukan jika terdapat parameter yang belum memenuhi standar baku mutu lingkungan sesuai peraturan pemerintah. Terdapat parameter yang perlu diperhatikan seperti kandungan Amoniak, nitrat, nitrit, H2S, hingga pH air limbah.

Apabila ingin membangun sistem pengolahan air limbah yang benar, maka Anda harus cermat dalam memilih kontraktor IPAL. Simak tips memilih kontraktor yang terpercaya pada kelanjutan artikel berikut ini.

Cara Memilih Kontraktor Pengolahan Air Limbah yang Terpercaya

Kontraktor pengolahan air limbah

Kontraktor untuk pengolahan air limbah menyediakan jasa merancang dan membangun sistem pengolahan air limbah. Terdapat banyak jasa yang menyediakan pelayanan ini namun masing-masing kontraktor memiliki pelayanan yang berbeda. Berikut adalah tips memilih kontraktor agar Anda mendapatkan pelayanan yang terbaik.

1. Berpengalaman dan Memiliki Reputasi Baik Serta Terpercaya

Carilah kontraktor yang berpengalaman sehingga dapat membantu Anda merancang dan membangun sistem pengolahan limbah sesuai keinginan. Kontraktor tersebut juga harus memiliki reputasi yang baik serta dapat dipercaya.

Anda bisa mengunjungi situs web resmi yang dimiliki kontraktor untuk mempelajari jasa yang ditawarkan. Perhatikan testimoni dari para pelanggan sebelumnya untuk mendapatkan kesan baik dari kontraktor tersebut.

2. Memiliki Izin Resmi dan Bersertifikat

Anda harus memastikan kontraktor penyedia jasa pengolahan air limbah telah memiliki izin lengkap dan resmi untuk melakukan kegiatan usaha. Kontraktor tersebut harus telah tersertifikasi dan terstandarisasi, serta telah di sahkan oleh Lembaga yang berwenang.

3. Memiliki Standar Operasional dan Kerja yang Tepat

Sistem pengolahan air limbah harus dijalankan oleh kontraktor yang memiliki standar kerja yang tinggi. Mintalah proposal dan rencana kerja dari kontraktor tersebut. Kontraktor yang profesional akan memberikan target pekerjaan yang terperinci agar proses pembangunan sistem dapat berjalan tepat waktu. 

4. Memiliki Tenaga Kerja yang Kompeten

Kontraktor yang profesional akan didukung oleh tenaga ahli yang kompeten di bidangnya. Kontraktor harus menyediakan tim desain yang merancang instalasi pengolahan air limbah sesuai standar yang harus dipenuhi dan sesuai permintaan Anda.

Tenaga kerja yang profesional dapat bekerja sesuai waktu dan rencana yang telah disusun. Sistem kerja yang profesional mengakibatkan proses perancangan dan instalasi berlangsung tepat waktu dan hasilnya akan sesuai dengan keinginan. Anda akan terhindar dari kerugian dalam hal biaya dan waktu.

5. Memberikan Produk atau Peralatan yang Berkualitas 

Pastikan bahwa kontraktor untuk pengolahan air limbah yang Anda pilih menggunakan produk yang berkualitas. Anda harus memahami produk yang bagus yang sebaiknya digunakan untuk sistem pengolahan air limbah yang hendak dibangun. Hal ini penting untuk membandingkannya dengan produk yang ditawarkan oleh kontraktor. 

6. Layanan Garansi

Pilihlah kontraktor yang dapat memberikan garansi atas layanan yang diberikan. Garansi ini bisa berupa penggantian alat maupun spare part dalam jangka waktu tertentu apabila terjadi kerusakan. Garansi ini tentunya termasuk jasa pemasangan kembali atas alat atau spare part yang rusak tersebut dan yang terpenting adalah garansi baku mutu yang dihasilkan dari sistem yang dibuat.

7. Jangan Tergiur Harga Murah

Water Treatment System adalah proses yang cukup rumit. Sistem dan instalasinya tentu juga membutuhkan biaya yang cukup besar. Jika memahami hal ini, tentu Anda seharusnya tidak terlalu fokus memilih kontraktor dengan harga yang murah. 

Banyak kontraktor yang menawarkan harga murah, namun Anda harus berhati-hati dengan kualitasnya. Produk dengan harga yang murah biasanya sebanding dengan kualitasnya. Produk tidak berkualitas biasanya akan mengalami masalah dalam waktu yang tidak terlalu lama hingga tidak bisa berfungsi.

Hal ini justru akan menimbulkan kerugian karena bisa jadi Anda harus mengganti keseluruhan instalasi agar dapat kembali berfungsi. Biaya yang dikeluarkan malah kian membengkak, dan waktu Anda akan habis hanya untuk memperbaikinya.

8. Memberi Pelayanan Pelanggan yang Terbaik 

Kontraktor memberikan jaminan pelayanan pelanggan yang dapat dihubungi dengan mudah. Pelayanan pelanggan ini harus dapat membimbing dan membantu jika terjadi permasalahan atas produk di lapangan.

Demikianlah hal yang harus diperhatikan dalam memilih kontraktor pengolahan air limbah yang terpercaya. Sebelum memutuskan untuk membangun instalasi pengolahan air limbah, Anda harus mengetahui teknik dan tahapan yang harus dilakukan untuk mengolah air limbah.